Setelah olahraga, saya sering merasakan nyeri otot dan pegal-pegal. Biasanya hilang sendiri, tapi kadang nyerinya bertahan lebih dari 3 hari. Sebenarnya, nyeri otot setelah olahraga itu kapan harus dikhawatirkan dan butuh penanganan dokter?
Dijawab oleh: dr. Kevin Adrian
"\n\nAlo, terima kasih atas pertanyaannya. Nyeri otot setelah olahraga memang hal yang cukup sering dialami, dan biasanya merupakan reaksi normal tubuh terhadap aktivitas fisik, terutama jika intensitas latihan meningkat atau Anda mencoba jenis olahraga baru. Kondisi ini dikenal sebagai delayed onset muscle soreness (DOMS), yang biasanya muncul 12–24 jam setelah olahraga dan membaik dalam beberapa hari.\nNamun, ada beberapa kondisi di mana nyeri otot setelah olahraga sebaiknya diwaspadai dan perlu diperiksakan ke dokter, terutama jika Anda mengalami:\n\n• Nyeri otot yang sangat hebat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari\n• Nyeri tidak membaik atau justru semakin parah setelah beberapa hari\n• Terjadi pembengkakan, kemerahan, atau terasa panas di area otot\n• Kesulitan menggerakkan anggota tubuh atau sendi yang nyeri\n• Muncul kelemahan otot yang signifikan atau kelumpuhan\n• Terdapat urine berwarna gelap (seperti teh atau cola), yang bisa menandakan kerusakan otot berat (rhabdomyoly