DokterDewa
DokterDewa
beauty · health · wellness

Ketindihan saat tidur, mitos ditindih hantu atau kondisi medis dan bagaimana cara mengatasinya?

 Saya sering mengalami sleep paralysis atau ketindihan saat tidur, rasanya sulit bergerak dan kadang disertai halusinasi. Sebenarnya sleep paralysis itu mitos atau kondisi medis? Apa penyebab dan cara mengatasinya?

Jawaban Dokter

Dijawab oleh: dr. Kevin Adrian

"\n\nAlo, terima kasih atas pertanyaannya. Saya paham, mengalami “ketindihan” saat tidur memang bisa terasa menakutkan dan membuat cemas, apalagi karena sering dikaitkan dengan mitos atau hal mistis. Namun, dari sisi medis, kondisi ini dikenal sebagai sleep paralysis atau kelumpuhan tidur.\nSleep paralysis terjadi ketika seseorang sadar, tetapi tubuhnya tidak bisa bergerak atau berbicara untuk beberapa saat, biasanya saat baru tertidur atau menjelang bangun. Kondisi ini sebenarnya cukup umum dan tidak berbahaya, meskipun bisa terasa sangat tidak nyaman. Sleep paralysis terjadi karena adanya ketidaksesuaian antara otak yang sudah terbangun dengan tubuh yang masih berada dalam fase tidur REM (Rapid Eye Movement), di mana otot-otot memang secara alami “dimatikan” sementara.\nBeberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko mengalami sleep paralysis antara lain:\n\n• Kurang tidur atau pola tidur yang tidak teratur\n• Stres atau kelelahan fisik dan mental\n• Tidur telentang\n• Ganggua

← Semua Tanya Jawab