DokterDewa
DokterDewa
beauty · health · wellness

Kenapa frekuensi nafas dalam 60 detik saya bisa lebih cepat setelah beraktivitas?

dokter saya sedikit khawatir karena saya merasa napas saya lebih cepat dari biasanya, terutama setelah saya sedikit beraktivitas. Saya mulai menghitung frekuensi nafas dalam 60 detik, dan kadang-kadang bisa mencapai 18-20 kali dalam satu menit. Apakah ini normal atau ada yang perlu saya waspadai dok? Saya tidak merasa sesak atau pusing, tapi saya cukup khawatir jika itu bisa menjadi tanda masalah…

Jawaban Dokter

Dijawab oleh: d*.

"\n\nAlo, terimakasih atas pertanyaannya.\n\nOrang dewasa yang sehat normalnya akan bernapas sekitar 16 hingga 20 kali permenitnya. Meski begitu, frekuensi pernapasan ini bisa juga meningkat secara fisiologis (masih dianggap wajar), misalnya jika Anda habis beraktifitas berat, sedang merasa cemas atau takut, sedang berada di dataran tinggi, serta sedang mengalami demam atau nyeri. Napas yang terlalu cepat bisa juga muncul akibat efek samping pengobatan, seperti aspirin atau stimulan. Terakhir, beragam jenis penyakit bisa juga membuat Anda bernapas lebih cepat, misalnya:\n\n- Gangguan pernapasan, seperti asma, bronkhitis, bronkhiolitis, pneumonia, penyakit paru obstruktif kronis, emboli paru\n- Gangguan jantung, seperti penyakit jantung bawaan, gagal jantung kongestif\n- Heatstroke\n- Faktor lain, seperti tumor otak, anemia, dispepsia, asidosis metabolik, dan sebagainya\n\nDitilik dari keterangan Anda, frekuensi napas Anda sejatinya masih dalam batas normal. Jika usai beristirahat perna

← Semua Tanya Jawab