pada pemeriksaan awal di PMI saya terdeteksi reaktif HCV , lalu pada penerksaan kedua di Lab rumah sakit Alhamdulillh non reaktif . dokter tetap menyarankan untuk tes HCV RNA tetapi saya blm sanggup membayar . apa yg harus saya lakukan?
Dijawab oleh: dr. Rico N
"Hai Unggul,\n\nTes untuk menegakkan diagnosa HCV dibagi menjadi 2 kelompok, pada kelompok dengan resiko tinggi HCV dan pada kelompok resiko rendah HCV. Kelompok resiko tinggi adalah kelompok orang-orang yang melakukan perbuatan beresiko seperti hubungan seksual dengan banyak partner, penggunaan jarum suntik bersamaan (narkoba), penggunaan alat tato, tindik, dan medis yang tidak disucihamakan dengan baik.\n\nJika anda termasuk resiko rendah, maka tahap diagnosa pertama adalah dengan memeriksa antibodi anti HCV dengan metode EIA (seperti yang telah anda lakukan). Perlu dicatat bahwa sensitifitas dan spesifisitas uji ini sekitar 95-97% . Akibatnya jika pada uji pertama anda terdeteksi + maka harus dilakukan tes ke 2. Jika tes ke 2 negatif, maka harus dilakukan konfirmasi ulang dengan PCR (HCV RNA) untuk menegakkan diagnosa. Jika hasilnya positif seringkali dilanjutkan dengan HCV genotyping untuk melihat / meramal respon penyakit terhadap pengobatan dan menentukan pengobatan yang sesuai.\