ter, saya perempuan usia 27 tahun, sedang menjalani diet rendah karbohidrat. Sejak diet, saya sering sembelit dan BAB jadi keras. Apakah diet rendah karbo bisa memicu sembelit? Bagaimana cara agar BAB tetap lancar saat diet?
Dijawab oleh: dr. Robby Firmansyah Murzen
"\n\nSelamat siang, terima kasih atas pertanyaannya. Saya memahami kekhawatiran Anda, terutama saat menjalani diet rendah karbohidrat dan mengalami perubahan pada pola buang air besar. Sembelit atau BAB yang keras memang bisa terjadi pada beberapa orang yang menjalani diet rendah karbo, dan ini cukup sering dialami.\nDiet rendah karbohidrat biasanya membatasi asupan makanan yang kaya serat seperti nasi, roti gandum, buah, dan sayuran tertentu. Padahal, serat sangat penting untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan melancarkan BAB. Selain itu, perubahan pola makan juga bisa memengaruhi keseimbangan cairan dan bakteri baik di usus, sehingga menyebabkan sembelit.\nAgar BAB tetap lancar selama diet rendah karbo, Anda bisa mencoba beberapa tips berikut:\n\n- Pastikan asupan serat tetap tercukupi dengan memilih sumber serat rendah karbohidrat, misalnya sayuran hijau (bayam, brokoli, sawi), biji chia, atau alpukat.\n- Perbanyak minum air putih, minimal 1,5–2 liter per hari, untuk membant