terDewa, dok sedari dulu saya sering mengalami sleep paralysis atau ketindihan saat tidur, hal ini sudah terjadi sejak saya kecil. dan kalau saya sedang ketindihan saya jadi susah untuk dibangunkan dok. mau melek rasanya berat sekali. Memang apa bahayanya kalau dibiarkan?
Dijawab oleh: d*.
"\n\nAlo, terimakasih atas pertanyaannya.\n\nParalisis tidur (ketindihan) adalah fenomena yang terjadi saat seseorang berada di masa transisi antara fase tidur awal (NREM, dimana tubuh mulai menjadi rileks, napas dan detak jantung melambat, namun otak belum sampai bermimpi) dan tidur pulas (REM, dimana sistem syaraf simpatis akan mencegah otot berkontraksi dan otak pun mulai bermimpi). Belum jelas apa pencetus pasti munculnya paralisis tidur. Namun, banyak ahli menduga hal ini terkait dengan kualitas atau kuantitas tidur yang minim, pola tidur yang berubah (misalnya jetlag), stres psikis, efek samping pengobatan, kebiasaan merokok, pengaruh alkohol atau NAPZA, konsumsi kafein berlebihan, dan juga keturunan.\nSejatinya, paralisis tidur bukanlah hal yang berbahaya. Namun, jika terjadi amat sering, hal ini bisa merusak kualitas tidur Anda dan menyisakan trauma tersendiri. Imbasnya, meski sudah tidur cukup, tubuh Anda bisa terus terasa lelah, tidak segar, mengantuk terus, hingga muncul kec