Halo dok, saya mau tanya. Saya sering bekerja di lingkungan yang suhunya cukup panas, bahkan bisa sampai di atas 35 derajat Celcius hampir setiap hari. Apakah suhu tinggi seperti ini bisa berpengaruh pada produksi sperma saya? Saya khawatir nanti jadi susah punya anak. Mohon penjelasannya, dok
Dijawab oleh: dr. Kevin Adrian
"\n\nAlo, terima kasih atas pertanyaannya. Wajar jika Anda merasa khawatir, apalagi jika sering terpapar suhu panas di tempat kerja dan sedang memikirkan soal kesuburan.\nMemang benar, suhu lingkungan yang tinggi dapat memengaruhi kesehatan dan produksi sperma pada pria. Testis secara alami berada di luar rongga tubuh agar suhunya tetap sedikit lebih rendah daripada suhu tubuh inti, karena proses produksi sperma (spermatogenesis) paling optimal pada suhu sekitar 2â4 derajat lebih rendah dari suhu tubuh. Jika testis sering terpapar suhu panas, misalnya karena lingkungan kerja yang panas, penggunaan celana sangat ketat, atau kebiasaan memangku laptop, maka produksi dan kualitas sperma bisa menurun.\nPaparan suhu tinggi secara terus-menerus dapat menyebabkan:\n\n• Penurunan jumlah sperma (oligospermia)\n• Penurunan motilitas (pergerakan) sperma\n• Perubahan bentuk sperma (morfologi)\n• Dalam jangka panjang, bisa berdampak pada kesuburan\n\nNamun, tidak semua pria yang sering berada di l