Beberapa hari yang lalu, saya tiba-tiba merasakan sesak napas yang cukup parah, meskipun sebelumnya saya tidak merasa ada masalah dengan pernapasan saya. Rasanya seperti napas saya terhenti sejenak, dan saya kesulitan untuk menarik napas panjang. Saya agak khawatir karena kejadian ini datang tanpa ada penyebab yang jelas. Apakah sesak napas yang datang tiba-tiba ini bisa menjadi gejala dari penya…
Dijawab oleh: d*.
"\n\nAlo, terimakasih atas pertanyaannya.\n\nTekanan psikis, termasuk ketika ada hal yang membuat stres atau cemas, bisa memicu peningkatan hormon stres, yang membuat sistem syaraf simpatis teraktivasi. Imbasnya, pernapasan akan menjadi lebih cepat, karena bertujuan untuk menyalurkan lebih banyak oksigen ke organ-organ penting. Ditambah lagi, stres atau cemas ini pun bisa meningkatkan tegangan otot di sekitar dada. Imbasnya, wajar saja Anda akan merasakan sensasi tidak nyaman (sesak) ketika bernapas.\nBukan itu saja, sesak seperti yang Anda rasakan bisa pula muncul atau diperparah oleh hal lain, misalnya:\n\n- Gangguan pernapasan, seperti asma, bronkhitis, pneumothorax, pneumonia, efusi pleura, penyakit paru obstruktif kronis, bronkiolitis\n- Gangguan pencernaan, seperti gastroesophageal reflux disease, gastritis, obstruksi usus, alergi makanan\n- Gangguan jantung, seperti kardiomiopati, gagal jantung kongestif\n- Faktor lain, seperti fobia spesifik, gangguan stres pasca trauma, depres