DokterDewa
DokterDewa
beauty · health · wellness

Apa saja jenis terapi hormon untuk disfungsi seksual pria?

saya pria usia 45 tahun, belakangan ini mengalami penurunan gairah seksual dan sulit ereksi. Saya sudah coba konsultasi dan disarankan terapi hormon. Sebenarnya, terapi hormon seperti apa yang biasanya diberikan untuk disfungsi seksual pada pria seusia saya? Apa ada efek samping yang perlu saya waspadai?

Jawaban Dokter

Dijawab oleh: dr. Kevin Adrian

"\n\nHalo, terima kasih sudah mengajukan pertanyaan. Saya paham betul, perubahan gairah seksual dan kesulitan ereksi bisa menimbulkan kekhawatiran serta memengaruhi kepercayaan diri. Tidak sedikit pria usia 40-an yang mengalami hal serupa, jadi Anda tidak sendirian dalam menghadapi masalah ini.\nPada pria usia 45 tahun, penurunan gairah seksual dan disfungsi ereksi memang bisa berkaitan dengan penurunan kadar hormon testosteron. Terapi hormon yang biasanya direkomendasikan adalah terapi penggantian testosteron (testosterone replacement therapy/TRT), terutama jika hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar testosteron yang memang rendah.\nTerapi hormon testosteron dapat diberikan dalam beberapa bentuk, seperti:\n\n• Gel atau krim yang dioleskan ke kulit.\n• Suntikan testosteron yang diberikan secara berkala.\n• Patch (plester) yang ditempelkan pada kulit.\n• Tablet atau kapsul, meski ini jarang digunakan karena efeknya tidak sebaik bentuk lain.\n\nNamun, terapi hormon tidak diberi

← Semua Tanya Jawab